Tugas 4 [Hamdhani Nurul Setiawan] : Simulasi & Pemodelan dalam Sistem SDP7C21
1. Schmidt and Taylor, 1970, mendefinisikan sistem sebagai kumpulan komponen- komponen (entiti-entiti) yang berinteraksi dan bereaksi antar atribut komponen- komponen untuk mencapai suatu tujuan akhir yang logis. Dan secara sederhana sistem merupakan proses dalam suatu hal yang berjalan secara terstruktur dan otomatis.
2. Sebuah sistem dipengaruhi oleh perubahan yang terjadi di luar sistem. Perubahan-perubahan tersebut terjadi di luar sistem. Penentuan sistem dan lingkungannya ditentukan oleh tujuan studi yang dilakukan. Karena itu, kumpulan entitas yang menyusun sebuah sistem bagi sebuah studi, mungkin saja merupakan sebuah bagian dari sistem tersebut atau yang lain (Law. A. M, 2000).
3. Untuk memahami dan menganalisis sistem, sejumlah istilah didefinisikan. Sebuah entitas adalah objek yang menjadi perhatian kita dalam sistem. Sebuah server adalah entitas yang melakukan fungsi tertentu atau entitas yang berinteraksi dengan entitas lainnya menjalankan aktivitas. Sebuah atribut adalah karakteristik yang dimiliki oleh sebuah entitas. Sebuah aktivitas mempresentasikan sebuah rentang waktu tertentu. Sebuah event adalah kejadian sesaat dalam sistem yang menyebabkan perubahan satus dalam sistem. Status (state) sebuah sistem adalah kumpulan variabel yang diperlukan untuk menggambarkan perilaku sistem pada suatu waktu tertentu relatif terhadap tujuan studi yang dilakukan (Law. A. M, 2000).
4. Eksperimen dengan Sistem Nyata dan Model. Eksperimen langsung dengan sistem nyata adalah lebih baik jika hal itu memungkinkan, cost effective, dan relevan dengan tujuan studi. Namun kenyataan menunjukkan bahwa sangat sulit untuk melakukan eksperimen langsung. Hal ini disebabkan karena biaya eksperimen yang mahal, dan time consuming. Dengan membuat model yang representatif maka kita dapat melakukan eksperimen dengan biaya murah. b. Model Fisik dan Matematis. Model fisik adalah model miniatur dari suatu sistem seperti maket restoran siap saji, simulator penerbangan, dan lain sebagainya. Dalam beberapa aspek model fisik banyak dipakai dalam pemecahan persoalan engeneering dan sistem manajemen, seperti miniatur material handling. Tetapi yang paling utama dalam persoalan engeneering dan manajemen adalah model matematis yang menggambarkan sistem sebagai hubungan yang logis dan kuantitatif yang kemudian dapat dimanipulasi dan diubah untuk mengetahui bagaimana model bereaksi. c. Model Simulasi dan Analitis. Model matematis digunakan untuk menjawab aspek-aspek dari suatu sistem yang sederhana. Sehingga dengan mudah kita memecahkan setiap persoalan dengan persamaan analitisnya. Tetapi pada kenyataannya suatu sistem bisa jadi sangatlah kompleks dan melibatkan ketidakpastian sehingga untuk mendefinisikan model matematisnya sangatlah sulit. Untuk kondisi inilah simulasi sangat diperlukan.
5. untuk mengetahui perilaku sistem nyata yang kompleks, dibuatlah model. Dalam sebuah sistem dinamis, medol ini dapat diwujudkan dalam pemrograman komputer yang disebut simulaini
6.
8. Untuk mengelompokkan suatu model simulasi apakah diskret atau kontinyu, sangat ditentukan oleh sistem yang dikaji. Suatu sistem dikatakan diskret jika variabel sistem yang mencerminkan status sistem berubah pada titik waktu tertentu, sedangkan sistem dikatakan kontinyu jika perubahan variabel sistem berlangsung secara berkelanjutan seiring dengan perubahan waktu.
9.
Komentar
Posting Komentar